Disciplines in IT

DNS merupakan singkatan dari Domain Name System, yang berarti sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet.

DNS ditemukan pertama kali oleh Paul Mockapetris pada tahun 1983, di Irvine, University of California. beliau melakukan implementasi pertama kali ketika diminta oleh Jon Postel dari UCLA. setelah itu banyak penerusnya yang mengembangkan dengan menamakan unix name server, Berkeley Internet Name Domain (BIND) Server.

DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. menurut saya banyak orang yang salah persepsi tentang kepanjangan ini, kadang-kadang ada yang menyebut DNS sebagai Domain Name Server. padahal sesungguhnya jika dilihat dari gambar berikut

dns1

bukan Domain Name Server melainkan Domain Name System Servers

Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.

DNS dimiliki oleh penyedia layanan sambungan internet seperti Indosat, Telkomsel, Telkom, dan lainnya. Server DNS suatu ISP atau penyedia internet pasti mempunyai kemampuan, kecepatan, spesifikasi, dan pembacaan ip tersediri. jika anda menginginkan untuk mendapatkannya dapat menghubungi ISP terdekat, dan saya pun punya akses untuk hal ini, dan mempunyai team ISP yang memberikan paket khusus untuk pembuatan IP publik. khususnya dengan sistem Radio link atau wireless service provider. DNS juga dapat mengelola tingkat kecepatan suatu akses internet. oleh karena itu, banyak orang yang mencari mana saja kiranya DNS yang cocok untuk meningkatkan koneksi internet.

DNS dikelola oleh tiga komponen, yaitu:

  1. DNS resolver, sebuah program klien yang berjalan di komputer pengguna, yang membuat permintaan DNS dari program aplikasi.
  2. recursive DNS server, yang melakukan pencarian melalui DNS sebagai tanggapan permintaan dari resolver dan mengembalikan jawaban kepada para resolvertersebut.
  3. authoritative DNS server, yang memberikan jawaban terhadap permintaan dari recursor, baik dalam bentuk sebuah jawaban, maupun dalam bentuk delegasi (misalkan: mereferensikan ke authoritative DNS server lainnya).

cara kerja DNS ini yaitu melakukan encode atau menerjemahkan dari domain ke dalam bentuk deretan angka unik, yaitu berupa IP. Client DNS disebut dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mencek ke local database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan. Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara memetakan nama komputer (host) ke IP address. Misalnya facebook.com, IPnya adalah 69.63.181.11. Jadi bila kita masukan 69.63.181.11 pada browser maka akan langsung membuka domain facebook.com. Deretan angka IP seperti 69.63.181.11 inilah yang digunakan mesin internet untuk saling berkomunikasi seperti Server Domain, Server Hosting, Server Proxy dan sebagainya.

Domain terbagi dari beberapa bagian, yaitu:

  1. domain level atas. contohnya saya akan kupas drive.google.com. untuk domain level atasnya adalah “.com“. ada banyak domain level atas di dunia ini seperti : .me, .net, .org dll. sedangkan   .co.id merupakan ccTLD’s (Country Coded Top Level Domains) Domain yang disediakan utk masing masing negara.
  2. subdomain. untuk subdomain dari drive.google.com adalah “drive“. contoh lain seperti ahmadroihan.ilearning.me, untuk subdomainnya adalah “ahmadroihan”.
  3. nama domain. untuk nama domain dari drive.google.com adalah “google“.

untuk mengetahui IP address suatu domain atau website

  1. bisa dibuka dari command prompt dan masukkan nslookup “domain/website”
  2. bisa juga melalui ping “domain/website”. berikut contoh google.com:

nslookup

info khusus, saya coba ini tanggal 29 september 2014 – 2 oktober 2014. entah kenapa saya heran dengan situs raharja.ac.id, setelah saya cek ip address dan coba di browser, ada keanehan. karena situs yang selalu kita akses setiap hari diambil oleh pihak lain atau kenapa?. dan setelah di cek malah masuk situs “sesuatu” yang keluar dari ip ini. mungkin ini akan jadi pelajaran bagi kita semua jika ingin membuat domain/website. mungkin dibilang ada konten negatif di sana

berbicara tentang konten negatif saya akan share bagaimana caranya mensiasati konten-konten negatif. berikut solusi pencegahan dan penyaringan konten internet, yakni:

  1. Menggunakan jasa software yang dipasang di komputer untuk memblokir konten negatif.
  2. Tanpa menggunakan software, namun menggunakan DNS untuk memblokir konten negatif.

 

sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Domain_Name_System

http://soulofmyheart.blogspot.com/2009/05/apa-itu-domain-name-server-dns.html

http://surochman.blogspot.com/2012/12/apa-itu-dns-dan-pengertiannya.html

http://www.idreg.net/apa-itu-redirect-dns-resolver/

http://www.idreg.net/istilah-istilah-dns-dan-cara-kerja-nya/

http://teknis.balinter.net/knowledgebase/6/Pengertian-DNS-Domain-Name-System.html

untuk teman-teman, saya shared jawaban saya di iDU di sini ya

31 thoughts on “Disciplines in IT

  1. Mantap pa Ahmad Roihan, cermi yang luar biasa dan sangat informatif, cuma kalau saya liat (mudah2an saya salah), saya merasa unsur 4W+1H nya belum begitu kentara ya. tapi secara keseluruhan cermi ini sungguh luar biasa

    • Iya pa. Saya 4w1h nya ngalir seperti air. Jadi kalo dbaca full pasti ketemu jawabannya. Thanks pa

  2. sama seperti Pak @langgeng , ai juga g lihai disini.
    tapi alhamdulillah jadi ad ilmu dan pengetahuan 🙂

    dan ai masih kurang paham sama yg ini

    info khusus, saya coba ini tanggal 29 september 2014 – 2 oktober 2014. entah kenapa saya heran dengan situs raharja.ac.id, setelah saya cek ip address dan coba di browser, ada keanehan. karena situs yang selalu kita akses setiap hari diambil oleh pihak lain atau kenapa?. dan setelah di cek malah masuk situs “sesuatu” yang keluar dari ip ini. mungkin ini akan jadi pelajaran bagi kita semua jika ingin membuat domain/website.

    • Jadi coba ai test dgn cmd lalu masukkan nslookup raharja.ac.id trus gunakan ip itu di browser. Silahkan ungkapkan yang terjadi

Leave a Reply